Jakarta – TransOne.Id, Setelah merilis single “Belum Boleh Pulang”, solois asal Jakarta Boy Warongan kembali menghadirkan kejutan musikal melalui single keduanya dari album Juang Angan yang berjudul “Kertas Lipat”.
Berbeda dari karya sebelumnya yang kental dengan nuansa sendu dan kehangatan akustik, kali ini Boy Warongan menawarkan eksplorasi musik yang jauh lebih ritmis dan dinamis. “Kertas Lipat” menjadi sebuah lompatan genre yang cukup berani, menandai fase baru dalam perjalanan musikalnya.
Lagu ini dikemas dengan perpaduan elemen Funk, Soul, R&B, hingga Groove-Pop, menghadirkan warna musik yang segar dan energik. Pilihan aransemen tersebut sekaligus menjadi alternatif dari citra solois yang sering kali lekat dengan balada melankolis.
Menariknya, “Kertas Lipat” menghadirkan pendekatan dialektis melalui kontradiksi yang disengaja antara lirik dan musik. Di balik irama yang upbeat dan terasa hidup, lirik lagu ini justru mengangkat tema tentang kematian dan peristiwa pascakematian. Perpaduan ini menciptakan pengalaman mendengarkan yang unik sekaligus reflektif.
Secara keseluruhan, “Kertas Lipat” menjadi sebuah selebrasi hidup yang mengingatkan pendengar bahwa takdir—betapapun misteriusnya—selalu dapat dihadapi dengan riang gembira, layaknya sebuah dansa. Melalui single ini, Boy Warongan menunjukkan keberaniannya dalam bereksperimen, sekaligus mempertegas identitas musikal yang terus berkembang.










